Kelebihan pengusaha dibanding karyawan

Tau ngak sih, kelebihan pengusaha dibanding karyawan.

Katanya pengusaha itu mulia. Kenapa? Karena membuka lapangan kerja. Ngasih kesempatan kerja buat karyawan. Dengan kata lain, ‘nyetak’ karyawan.

Baiklah.

Pernah nggak kebayang bisa ‘nyetak’ 20 karyawan? 30 karyawan? 50 karyawan? Hm, kayaknya belum kebayang. Bagi pengusaha pemula, nanggung 5 karyawan aja rasanya sudah berat.

Tapi gimana dengan ‘nyetak’ pengusaha? Nah, ternyata ini sangat mungkin. Di bisnis kami, seorang pendistibutor atau seorang leader bisa nyetak 30 pengusaha, bahkan 50 pengusaha. Alhamdulillah.

Dan pastinya, nyetak pengusaha lebih keren ketimbang nyetak karyawan. Hehe. Sering sekali terjadi, masing-masing mereka akhirnya rekrut karyawan juga. Alhamdulillah, ini beneran terjadi di bisnis kami.

kelebihan pengusaha dibanding karyawan

Menghadirkan dan melahirkan pengusaha, ada kemuliaan sendiri insya Allah. Atas fenomena ini, tak henti-henti saya bersyukur. Bukan hanya itu kelebihan pengusaha dibanding karyawan,

pengusaha semua pekerjaannya ia kerjakan dengan tenang, karena ia bekerja untuk mereka sendiri dan tidak ada tekanan dari atasan. Kalaupun ada target-target,

maka semua kembali kepada dirinya sendiri yang paling mengetahui tentang kemampuannya. Pengusaha juga memiliki banyak waktu luang salah satu anugrah tuhan yang sangat besar.

Banyak orang-orang kaya yang memiliki banyak uang tetapi tidak memiliki waktu untuk menggunakan uang yang diperolehnya dengan susah payah. Seorang pengusaha dengan mudah meluangkan waktu untuk dirinya dan keluarganya.

Berbeda dengan seorang karyawan yang tidak bisa sesukanya menggunakan waktunya, karena karyawan terikat oleh aturan perusahaan. Selain itu pengusaha memiliki peluang yang sangat besar

untuk mengekspresikan kemampuannya. Pengusaha bisa dengan bebas dan leluasa mengembangkan ide-ide, kreatifitas dan inovasinya di usaha yang dia jalani.

Jika pengusaha mampu mengendalikan ide dan kreatifitasnya, maka peluang untuk untuk sukses sangat besar. Tapi sebaliknya, jika dia gagal, maka akan gagal pula usahanya.

Tetapi kelebihan seorang pengusaha adalah bangkit…bangkit dan bangkit lagi untuk mencpai impiannya. Berbeda dengan seorang karyawan yang ide dan kreatifitasnya telah terbatasi oleh aturan perusahaannya.

Kamu jadi pengusaha dan karyawan itu tidak selamanya enak lohh ada suka dukanya juga. Berikut suka dukanya, simak sampai akhir.

  1. Perbedaan sistem

Sistem yang biasa lakukan oleh seorang pengusaha adalah bekerja mandiri, bekerja sesuka hati. Kenapa begitu sih? Seorang pengusaha yang sukses biasanya menciptakan sebuah sistem yang ia bisa mengatur dan mengontrol bisnisnya. Ia bisa meninggalkan bisnis yang sedang ia rintis selama setahun, dan mungkin saja saat ia kembali, bisnis tersebut sudah berkembang pesat. Hal ini dapat terjadi karena staff bawahannya tetap bekerja dan memaksimalkan bisnis yang sedang ia rintis.

Sistem yang karyawan jalani adalah bekerja bersama tim dan bekerja serius. Seorang karyawan haruss memberikan effort yang besar agar ia bisa mendapatkan promosi. Bekerja serius dan bertanggung jawab, bahkan sampai lembur. Semua aturan dan sistem pun sudah atasan yang mengaturnya, apabila ia pergi meninggalkan pekerjaan dalam beberapa waktu, mungkin saja karirnya akan langsung hancur

  • Perbedaan resiko

Menjadi seorang pengusaha, membutuhkan mental yang kuat karena resiko menjadi seorang pengusaha sangat tinggi. Menjadi pengusaha tidak pernah menjamin kamu akan mendapatkan pendapatan tetap. Pendapatan kamu akan selalu berubah dari waktu ke waktu. Banyak pertimbangan yang harus bos pikirkan, kemungkinan usaha akan gagal atau bankrut, atau lain sebagainya.

Bertolak belakang dari pengusaha, karyawan malah akan berasa nyaman dengan pendapatan yang mereka dapat perbulannya. Kalau kamu kuarang suka tantangan, menjadi seorang karyawan adalah pilihan yang tepat. Karena kamu akan mendapatkan gaji per bulan secara pasti, bisa juga kan kamu mendapatkan promosi dan gaji mu akan naik.

  • Perbedaan tanggung jawab

Pengusaha harus bertanggung jawab atas bisnis yang sedang di jalaninya, selain itu ia juga harus bertanggung jawab dengan seluruh karyawannya. Semua strategi harus ia pikirkan, agar ia bisa menjalankan bisnisnya dengan baik dan juga bisa membayar dengan karyawannya gaji yang pantas. Ketika ada permasalahan dalam perusahaan, pengusaha harus jadi orang pertama yang maju untuk menghadapinya.

Karyawan memiliki tanggung jawabnya sebagai pekerja. Ia bertanggung jawab atas semua pekerjaan yang diberikan kepadanya. Bos hanya mau tau semua pekerjaan yang dikerjakan oleh karyawannya dengan baik dan benar.

Mungkin karyawan berfikir sekedar bagaimana ia bisa menyelesaikan tiap tugas dengan baik, tanpa perlu berfikir bagaimana caranya untuk memajukan perusahaan.

Nah setelah membaca artikel ini tentang Kelebihan pengusaha dibanding karyawan, pasti wawasan anda makin terbuka kan ya? Terlepas kamu mau jadi pengusaha atau karyawan, sama saja lah yang penting uang yang dihasilkan itu halal,

nantikan artikel-artikel lainya dari saya di website ini maupun pergi ke website berikut yang menjelaskan mengenai

atau ke website berikut. Semoga berkah dan kebermanfaatan ini terus meluas. Aamiin. Sampai jumpa di lain waktu. See you….

About Author