Haloo, Kembali  lagi dengan saya yang akan membahas tentang Covid-19 vs Enterpreneur. Sudah menginjak 2 tahun kita hidup berdampingan dengan covid 19, Apa kabar para pengejar mimpi yang hancur lebur di tengah pandemi ini.

Saat ini berbagai sendi kehidupan telah di pukul babak belur oleh pandemi. Di satu sisi, ya memang lah itu yang terjadi. Tapi di sisi lain ada hikmah yang tersembunyi. Dengar Dengar tingkat polusi pun turun drastis di berbagai belahan bumi, Yang insyallah ini membuat kita semua manusia menghirup udara dengan kualitas yang lebih baik. Tentu saja mebuat kita lebih sehat.

Di tengah pandemi akhirnya kita di sadar kan akan tiga hal yang teramat penting dalam kehidupan. Apa itu ??, Agama, Keluarga, dan kesehatan. Sekali lagi Agama, Keluarga, dan Kesehatan.

Agama

Angka kematian yang di pertonton kan setiap hari di semua media yang mau nggak mau membuat kita lebih khusyuk dalam berdoa, Ya , kita berusaha memperbaiki hubungan kita dengan yang maha kuasa

Keluarga

Gimana dengan keluarga??. Sekarang saat lama – lama berada di rumah, kita pun punya waktu yang berkualitas dan berkuantitas bersama keluarga seperti lagu yang di nyanyikan oleh ceria hade yang berjudul harta berharga, yang memliki lirik sangat bagus yaitu ‘’ Harta yang paling berharga adalah keluarga’’.

Yang mana sebelum nya ini jarang jarang terjadi. Bahkan angka kelahiran anak di masa pandemi ini menaik derastis. Dan angka percerain pun juga manaik derastis, di mana kita sebenernya tidak menyadari akan satu hal yaitu keluarga mungkin sebelum pandemi kita telalu sibuk untuk mencari uang akan tetapi kita melupakan hal kecil yang mungkin tidak kita sadari sebelum nya.

Kesehatan

Bagaimana dengan kesehatan ??. dulu kita nggak terlalu peduli akan kesehatan sama sekali kali. Sekarang?? Tentu kita lebih concern. Bahkan kita berusaha mencari tahu lebih dalam tentang virus dan cara mencegahnya.

Itulah tiga hal yang teramat penting dalam kehidupan kita. Agama, Keluarga, dan Kesehan. Ada satu hal lagi , terutama covid- 19 vs enterpreneur. Apa itu ? Kreativitas dan efesiensi. Belakangan ini kita berpikir kerasdan berusaha keras bagaimana bisnis ters berjalan dengan tetap berada di rumah. Go Online akhirnya menjadi pilihan.

Kretivitas dan inovatif dalam berbisnis

Adalah skill yang memungkinkan seseorang untuk memproduksi karya – karya yang unik itu dan orang yang kratif itu mampu menghasilkan ide – ide yang orisinil dan berbeda dari biasanya. Tapi ternyata masih ada  sebagian orang yang masih percaya kalau kretivitas itu sebuah bakat atau krakateristik bawaan.

Dalam hal ini Covid-19 vs Enterpreneur, kreativitas dan inovasi dalam berbisnis adlah dua hal yang perlu dimiliki dan di kembangkan dalam diri pelak bisnis demi kesuksesan.Kreativitas dapat dipandang sebai kemampian untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara- cara baru dalam melihat masalah serta peluang. Sedangan inovasi adalah kemampuan unruk menerapkan solusi hasil dari pemikiran kreatif terhadap masakah dan peluang untuk meningkatkan atau unruk memperbaiki sesuatu.

 Dalam buku yang berjudul The art of thought menyatakan bahwa proses kreatif meliputi 4 tahap:

  1. Persiapan, Mempersiapkan diri untuk memecah masalah dengan mengumpulkan data/informasi, mempelajari pola berpikir dari orang lain dan bertanya pada orang lain.
  2. Inkubasi, pada tahap ini pengumpulan informasi di hentikan, Individu melepaskan diri untuk sementara dari masalah tersebut ia tidak memikirkan masalah tersebut secara sadar, tetapi “mengeramkamnya” dalam alam pra sadar.
  3. Iluminasi tahap ini merupakan tahap timbulnya “insight” atau “aha erlebnis” yaitu saat munculnya inspirasi atau gagasan baru.
  4. Verifikasi, tahap ini merupakan tahap pengujian ide atau kreasi baru tersebut terhadap realitas. Di sini diperlukan pemikiran kritis dan konvergen. Proses di vergensi (pemikiran kreatif) harus diikuti proses konvergensi (pemikiran kritis)

Efesiensi

Saya dan mitra mitra saya bukan Pedagang musiman. Sudah sekian tahun kami mengandalkan kekuatan online, walaupun belum 100%. Alhamdulillah sangat lumayan hasil nya.Menurut saya seorang pemula repot sekali kalau di arahkan bisnisnya berbasis toko atau ruko, Sewanya berapa ? gaji karyawan,bahan baku, listrik, air, dan lain sebagai nya gimana ?? balik modal pun bisa 2 tahun atau lebih.

Saya merancang mitra mitra saya agar balik modal dalam seminggu atau kurang. Barang? Mudah di di simpan dan tidak mudah expired  (outof of date). Murah dikirim dan tidak mudah rusak. Pembinaan ? Full. Oprasional ? WFH

Saya membina orang bukan satu hari dua hari. Tapi sudah belasan tahun, Di 34 provinsi di indonesia. Di belasan negara di 5 benua . insyallah tahu persis permasalahan pemula dan solusinya. Pada akhirnya enterpreneur sekarang lagi di ayak. Boleh juga di sebut seleksi alam. Covid – 19 adalah pemicunya. Enterpreneur yang tangguh kreatif dan efesien insyallah akan bertahan.

Terimakasih untuk kalian yang sudah membaca Covid-19 vs Enterpreneur semoga bermanfaat untuk kita semua , KEEP ON FIGHTING !!!. Baca juga tulisan saya tentang Langkah Besar Untuk Penghasilan Besar.

 

 

 

.

 

About Author